ada cerita sedih...
nenek bilang pada aku...
sewaktu aku masih dalam kandungan...
masih belum dapat melihat dunia...
melihat pancaran mentari...
melihat sinar si bulan...
atok aku pergi meninggalkan aku...
tak sempat aku tatap mukanya...
mungkin tuhan lebih menyayanginya...
aku redha...
ada cerita gembira...
mak aku beritahu kepada aku...
atok aku baik...
atok aku tak pernah kedekut dengan anak anaknya...
atok aku baik...
tak pernah marah cucunya...
aku senang mendengar itu...
walaupun aku tidak dapat merasainya...
aku tetap gembira...
gembira seperti bulan jatuh di ribaan pungguk...
aku redha...
ada cerita tak diduga...
masa raya...
sewaktu sedang enak menjamu ketupat dan rendang...
seseorang mengetuk pintu rumah nenek aku...
seorang lelaki yang lebih separuh abad umurnya aku kira melangkah masuk...
senyumannya membuatkan aku turut mahu menguntum senyum...
"kalau kau nak tengok muka arwah atok kau...macam itulah mukanya"
"mungkin kalau atok kau masih bernafas begitulah rupa parasnya"
bisik mak aku kepada aku...
aku agak terkejut...
gambarnya pun tidak pernah aku lihat...
mungkin tuhan nak tunjukkan kepadaku...
telah aturkan mana yang baik untuk aku...
aku redha....
"redha dengan apa yang berlaku akan membuatkan kita bertambah kuat...ibarat besi yang dicampurkan dengan bahan kimia yang lain akan membuatkan besi itu bertambah kuat...bertambah gagah"
Comments
Post a Comment